Hari ini pada tanggal 26 juli 2011, kami para ca-MTI disuruh berkumpul di parkiran Gedung Serba Guna tepat pukul 10.00 WIB. Seperti biasa kami memutuskan untuk melakukan kumpul angkatan dulu pada pukul 07.30 di Selasar Labtek SF lantai 2. Hal ini kami lakukan dengan tujuan menyelesaikan tugas individu dan melakukan cek spec. Setelah pukul 09.30 kamipun dikondisikan untuk melakukan mobilisasi untuk jalan ke parkiran Gedung Serba Guna. Setelah sampai disana, kami lagi-lagi melakukan kesalahan yaitu kami masih kekurangan kuorum. Hal ini disebabkan beberapa dari kami yang berhalangan hadir dengan alasan sakit, ada acara keluarga, dan ada yang harus berurusan dengan polisi karena ditilang. Kakak MTI memberi kami pilihan untuk tetap menunggu teman kami atau segera dimobilisasi ke taman radar. Kami memilih untuk menunggu teman kami sambil bergerak cepat untuk menghubungi teman-teman kami yang memungkinkan untuk hadir. Namun sampai jam 10 lebih, hanya satu dari teman kami yang menyanggupi untuk hadir namun dia pun telat selama 10 menit. Hal itu karena dia tidak mendapat jarkom. Memang ini kesalahan kami yang masih teledor tentang masalah jarkom. Setelah itu kami dimobilisasi ke Lapangan Radar. Disana kami dipimpin oleh salah satu teman kami untuk melakukan cek spek. Setelah cek spek ternyata sebagian dari kami masih saja tidak membawa spek. Kamipun harus menerima konsekuensi akan hal itu. Setelah itu danlap meminta kami untuk menampilkan perform angkatan kami. Kami sudah latihan performance itu dari hari Minggu. Setelah selesai performance kamipun dimobilisasi ke spot kelompok masing-masing untuk melakukan lingkar wacana bersama mentor kelompok masing-masing. Dalam lingkar wacana kali ini, Kak Rifny menjelaskan tentang pengertian empati dan simpati. Selain itu Kak Rifni juga menjelaskan mengenai team building dan pentingnya kerjasama antar individu dalam menyelesaikan suatu masalah. Setelah itu kamipun melakukan games dan membuat yell-yell yang nantinya akan ditampilkan di depan teman-teman antar kelompok yang spotnya di lapangan radar. Setelah itu kami dimobilisasi ke ruang seminar Teknik Industri untuk mendengarkan seminar dari Kak Adjie Wicaksana.Topiknya adalah tujuan hidup dan industri di Indonesia. Intinya, kita harus mempunyai tujuan hidup dengan mempertimbangkan identitas kita dan juga keadaan negara. Kak Adjie juga berpesan untuk memiliki roadplan hidup kita di tahun-tahun yang akan datang. Setelah selesai, kami diberi tugas untuk esok hari, lalu dibubarkan dari lapangan radar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar