Seperti kita ketahui bahwa cina adalah Negara dengan populasi terbanyak di dunia. Negara ini membangun bidang industrinya di bidang mesin, mobil, baja, dan lain-lain. Industry cina banyak merajai industry Negara-negara lainnya, contohnya saja di Negara kita, Indonesia. Di Indonesia telah banyak sekali barang-barang yang berlabelkan menandakan bahwa produk tersebut merupakan produk buatan Negara cina. Bahkan produk yang berlabelkan Negara eropa atau amerika pun kadang masih ada yang proses pembuatannya di cina. Begitu pesat perkembangan produk industry di cina. Hal ini karena cina menganut paham filosofi komunis. Ideologi sama rata sama rasa melahirkan tenaga-tenaga kerja yang lebih banyak dan jauh lebih murah dibandingkan perindustrian negara lain. Tentu saja hal ini sangat menarik perhatian para konsumen. Seperti yang kita ketahui, bahwa di Indonesia saja contohnya, barang murah sangat diminati oleh konsumen. Mengapa? Tentu saja hal ini diakibatkan oleh keterbatasan keadaan ekonomi rakyat Indonesia. sehingga bagi segilintir penduduk tidak dipungkiri bahwa mereka akan mencari barang murah untuk dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari
Pemerintah Negara cina bahkan berani mengurangi harga pajak ekspor. Maka tak aneh jika harga barang cina itu lebih murah dibandingkan dengan harga barang produksi Negara lain. Hal ini menyebabkan banyak perusahaan dari negara asing yang tertarik untuk membuat pabrik di Cina. Karena perindustrian yang terus meningkat, Cina dapat menambah devisa negaranya secara signifikan dan terus menerus dengan modal pemerintah yang relatif kecil.
Hal ini menyebabkan GDP Cina meningkat pesat dari tahun ke tahun. Karena hal ini lah pemerintah cina menganggap bahwa rakyat dinegaranya sudah makmur semua. Hal ini tentu saja tidak baik. Mengapa? Karena pada kenyataannya masih ada rakyat yang masih belum makmur disana. Masih ada rakyat yang sebeneranya masih mengalami kesulitan ekonomi. Kenapa masih ada yang miskin?Hal ini adalah bukti bahwa GDP yang terus meningkat tidak memastikan kekayaan negara tersebar merata. Ketidakmerataan kekayaan ini disebabkan oleh beberapa daerah di Cina yang juga belum terlalu bagus perindustriannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar