saya tidak tau apa yang harus saya tulis untuk mendeskripsikan judul dari postingan saya kali ini. judul itu yang menggambarkan perasaan yang saya rasakan. ntah ini sebuah cerita yang tak akan pernah ada habisnya, atau cerita ini akan selesai dengan sendirinya setelah pengakuan itu akhirnya disampaikan.
masa lalu.
menurut saya masa lalu itu hal yang tidak pernah bisa terlepas sampai kapanpun itu. siapa kita sekarang itulah efek dari masa lalu.
sempat merasa menyesal atas apa yang telah saya lakukan di masa lalu. disaat saya menyia-nyiakan kesempatan yang ada, menyia-nyiakan seseorang yang berharga untuk saya. ketika dengan bodohnya saya memperlakukan dia dengan tidak baik.
oke, bukan tidak baik (mungkin). namun tidak sadar betapa berharganya orang itu, sampai akhirnya orang itu give up dan pergi ninggalin saya yang akhirnya terpaku disini dengan sebuah penyesalan.
tapi apakah harus selalu begitu? haruskah saya terus menyesali sesuatu yang telah terjadi? haruskah saya menangisi waktu yang telah saya sia-siakan? tentu saja jawabannya, tidak. show must go on. teruslah tatap masa depan tanpa harus menangisi waktu. percayalah, waktu tidak akan mengasihanimu, Cha.
hidup itu lucu ya. ketika kita mengejar sesuatu yang tidak pasti, dan kita terlalu naif untuk mengakui hal fana itulah kebahagiaan kita. tanpa kita sadari, akan ada seseorang yang sakit bila kita terus mengejar kefanaan teresebut.
untuk saya, untuk dia, dan untuk kita. doa saya akan selalu bersamamu. apapun itu kondisinya. sesulit apapun situasinya. percayalah, saya hanya ingin melihatmu bahagia. because your happiness is mine too. tidak ada yang pernah berubah. semuanya masih sama. ntah sampai kapan, sayapun tidak tau..


